HEMAT DALAM BERIBADAH ?

 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Selamat datang di blogger saya, fattika. 
Tetap jadi pembaca yang baik yaa, kawanku..
.
Pasti kalian bertanya2 nih soal judul yang saya buat, iya kan ?
Gini deh biar ga bingung coba baca cerita ini sampai tuntas yaa.
Semoga bermanfaat😊😊

.Dari Abu Muhammad Abdullah bin Amr bin Ash ra., ia berkata: Nabi SAW diberitahu tentang ucapanku, yaitu: "Demi Allah, sungguh saya akan selalu berpuasa pada siang hari dan bangun sepanjang malam untuk mengerjakan salat selama saya hidup.” Kemudian Rasulullah SAW bertanya: "Kamukah yang mengucapkan ucapan seperti itu?" Kemudian saya menjawab: “Benar saya mengucapkannya." Beliau bersabda: “Sesungguhnya kamu tidak akan sanggup untuk berbuat demikian, maka berpuasalah dan berbukalah, tidur dan bangunlah untuk salat, serta berpuasalah tiga hari setiap bulan karena pahalanya dilipatkan sepuluh kali. Jadi, jika setiap bulan kamu berpuasa tiga hari, maka itu seperti berpuasa sepanjang masa." la berkata, "Sesungguhnya saya mampu untuk berpuasa melebihi tiga hari setiap bulan." Beliau menjawab : "(Kalau begitu) berpuasalah satu hari dan berbukalah dua hari." Itulah cara puasa Nabi Dawud as. dan itu adalah puasa yang paling utama." Dalam riwayat lain, dikatakan : "Itu adalah puasa yang paling utama." Saya berkata lagi : "Sesungguhnya saya mampu untuk puasa lebih dari itu." Beliau bersabda : "Sungguh tidak ada puasa melebihi keutamaan puasa Nabi Dawud." Kemudian Abu Muhammad berkata : "Seandainya saya dulu menerima anjuran Rasulullah SAW berupa puasa tiga hari setiap bulannya maka itu lebih saya sukai daripada keluarga dan harta benda." Dalam riwayat lain dikatakan, Rasulullah SAW bersabda : "Saya mendengar bahwa kamu berpuasa sepanjang hari dan bangun sepanjang malam untuk salat malam?" Saya menjawab : "Benar, wahai Rasulullah." Beliau bersabda : "Janganlah berbuat demikian. Berpuasa dan berbukalah, tidur dan bangunlah untuk mengerjakan salat! karena sesungguhnya tubuhmu, kedua matamu, isterimu dan tamumu mempunyai hak. Cukuplah kamu berpuasa tiga hari setiap bulannya, karena setiap satu kebaikan itu diberi balasan sepuluh kali lipat. Dan jika kamu berpuasa tiga hari setiap bulannya berarti kamu seperti berpuasa sepanjang masa." Maka saya memperberatnya sehingga aku diperberat. Saya bertanya: '”Wahai Rasulullah, saya merasa masih kuat, Nabi menjawab, “Berpuasalah seperti puasanya Nabi Dawud. Jangan lebih dari itu!" Saya bertanya : "Bagaimana puasanya Nabi Dawud?” Beliau menjawab : "Setengah masa." Ketika Abdullah sudah tua ia berkata : "Aduh menyesal sekali, sekiranya dahulu saya menerima keringanan yang diberikan oleh Rasulullah SAW niscaya akan lebih baik bagiku.” Dalam riwayat lain dikatakan : "Saya mendengar bahwa kamu berpuasa sepanjang masa dan membaca Al-Quran sepanjang malam, benarkah demikian?" Saya menjawab : "Benar wahai Rasulullah, dan saya berbuat demikian tiada lain yang kuharapkan adalah kebaikan." Beliau bersabda : "Berpuasalah sebagaimana puasa Nabi Dawud, karena dialah yang paling banyak ibadahnya di antara manusia. Dan hatamkanlah Al-Quran itu setiap bulan sekali." Saya menyatakan : "Wahai Nabi Allah, saya kuat melebihi dari itu." Beliau bersabda : "Hatamkantah Al-Qur'an itu setiap dua puluh hari sekali." Ia berkata : “Wahai Nabi Allah, sesungguhnya saya mampu untuk berbuat lebih dari itu." Beliau bersabda : "Hatamkanlah Al- Qur'an itu setiap sepuluh hari sekali." la tetap berkata : "Wahai Nabi Allah, sesungguhnya saya mampu untuk berbuat lebih dari itu." Beliau bersabda : "Hatamkanlah Al-Qur'an setiap seminggu sekali dan janganlah kamu berbuat Iebih dari itu." Saya merasa sangat kuat dan minta diberi tambahan, kemudian Nabi SAW bersabda : "Sesungguhnya kamu tidak tahu, mungkin kamu dipanjangkan umurmu." Abdullah berkata : "Maka benarlah apa yang disabdakan oleh Nabi SAW kepadaku. Ketika sudah tua, saya menyesal, kenapa dulu tidak mau menerima keringanan yang diberikan oleh Nabi Allah SAW" Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya anakmu mempunyai hak yang harus kau tunaikan." Dalam riwayat lain dikatakan, Rasulullah SAW bersabda : "Tidak dikatakan puasa bagi orang yang berpuasa sepanjang masa." Beliau mengulanginya tiga kali. Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda : "Puasa yang paling disukai Allah adalah puasanya Nabi Bawud, salat yang paling disukai oleh Allah Ta'ala cara salat Nabi Dawud di mana beliau tidur sampai tengah malam dan bangun pada sepertiganya kemudian tidur Iagi pada seperenam malam terakhir. Beliau berpuasa sehari serta berbuka sehari, dan tidak pernah lari ketika bertemu dengan musuh. Dalam riwayat lain dikatakan : "Abdullah berkata : "Ayahku telah mengawinkan aku dengan wanita bangSAWan, dan ayahku selalu mendatangi isteriku dan menanyakan keadaanku, kemudian isteriku menjawab : "Suamiku adalah sebaik-baik orang laki-laki, hanya saja tidak pernah tidur bersama dan juga tidak begitu memperhatikan keadaan isterinya sejak saya di sini." Setelah hal itu berjalan lama, kemudian ayah memberitahukan kepada Nabi SAW, maka beliau bersabda : "Hadapkan dia padaku!" Saya lalu menghadap, dan beliau bertanya : "Bagaimanakah cara kamu berpuasa?" Saya menjawab : "Setiap hari." Beliau bertanya : “Bagaimana kamu menghatamkan Al-Quran?" Saya menjawab: “Setiap malam." Kemudian Abdullah melanjutkan hadisnya sebagaimana di atas. (Semua riwayat hadis ini terdapat dalam Sahih Bukhari dan Muslim).

Nahh, gimana cerita diatas ? Serukan. Nambah wawasan kalian.
Oke kawan, jadi soal ibadah kita tidak perlu berlebihan yaa,
Ckup yang di anjurkan uswatun kita yaitu nabi muhammad.

Sekian kawankuu, jangan lupa comment ya. Comment yg baik ya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh😊😊😊

Komentar

Posting Komentar